Berita Handphone Terbaru

Update Berita Tentang Handphone Terbaru

DPR Kejar RIM Agar Bangun Data Center di Indonesia

DPR akan terus mengupayakan agar data center BlackBerry milik Research In Motion (RIM) bisa dibangun di Indonesia, dan bukan di negara lain.

"Kita terus mempertanyakan mengenai data center RIM. Kita tidak ingin agar data center mereka tetap berada di Kanada saja," terang Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, saat ditemui okezone, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Anggota DPR asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menekankan bahwa sudah sepantasnya Indonesia untuk mengikat RIM agar memproduksi produknya di Indonesia. Sehingga ekonomi tanah air mulai nilai tambah.

Sebelumnya pada Kamis 15 September lalu, pihak Kemenkominfo sudah bertemu dengan pihak RIM. Salah satu yang ditekankan adalah agar produsen itu memenuhi 4 poin yang pernah dijanjikan oleh RIM kepada pemerintah, yang diantaranya kemungkinan untuk membangun network aggregator di Indonesia.

"Operator mendesak agar membangun server di Indonesia dengan tujuan untuk melokalisir trafik data domestik di Indonesia, sehingga terjadi penurunan latency, dan terjadi penghematam biaya yang jauh lebih murah," tegas Kepala Humas dan Informasi Gatot S Dewabroto saat itu.
kompas[at]dot[com]

Dibantah Lagi, iPhone 5 Tidak Dirilis Tahun Ini

Ucapan petinggi operator di eropa yang menyebutkan iPhone 5 akan dirilis pada 15 Oktober mendatang ternyata belum sepenuhnya benar. Sebab, laporan terbaru menyebutkan hal yang berbeda.

Ya, salah satu sumber pemasok komponen iPhone di China menyatakan bahwa tidak ada iPhone 5 tahun ini. Informasi itu sendiri berasal dari pemasok yang sama telah memberikan gambar komponen untuk iPhone 4S, yang dikatakan akan meluncurkan segera khusus di China.

Ada banyak spekulasi tentang apakah iPhone generasi berikutnya akan menjadi upgrade iPhone 4 atau desain dengan komponen yang superior, atau bahkan apakah Apple akan meluncurkan dua model baru iPhone sekaligus. Demikian yang dilansir PC Advisor, Kamis (22/9/2011).

Pekan lalu, New York Times melaporkan bahwa seorang karyawan Apple, yang berbicara dan telah berjanji bahwa iPhone generasi berikutnya akan menjadi "cukup berbeda" dari iPhone 4 , tapi hanya menyebutkan satu iPhone baru dua model yang ramai diperbincangkan.

Sehari BlackBerry Dakota Laku 8 Unit

BlackBerry Bold 9900 atau dikenal dengan sebutan 'Dakota' yang masuk ke pasar lokal awal September ini, masih dipatok dengan harga Rp5 jutaan.

Yuli dari Sonic Phone, ITC Roxy Mas, mengatakan bahwa BB Dakota dijual dengan harga Rp5.990.000.

Sementara Desi dari toko Big Selindo mengatakan harga yang sama untuk BB Dakota yang dijual di Sonic Phone, sambil menambahkan bahwa suplai BB Dakota di tokonya lebih banyak berasal dari Malaysia.

Lain halnya di toko Harvest, BB Dakota di sana dipatok dengan harga Rp5.400.000, lebih murah dari toko-toko yang okezone pantau sebelumnya.

Di toko Sellular Shop penjualan BB Dakota juga diklaim cukup baik. "Satu hari toko kami bisa menjual 8-9 unit Dakota," ujar Rizy, salah satu penjual, saat ditemui, Jakarta, Rabu (21/9/2011).

Beberapa toko bahkan menjual BB Dakota jauh lebih murah seperti di toko Frans Shop. "Di sini kami menjual BB Dakota dengan harga Rp5.300.000," ujar Lina, salah seorang penjual, seraya menerangkan bahwa ponsel tersebut sudah mulai masuk toko sejak awal September.

Di toko Frans Shop lainnya, Eni salah satu penjual, mengatakan bahwa BB Dakota produksi Meksiko yang paling banyak tersedia di tokonya.

Di Roxy, BlackBery Made in Malaysia Paling Cepat Laku

Meski Research In Motion (RIM) baru membuka pabrik di Malaysia, namun produk-produknya sudah tersedia di pasar tanah air, bahkan beberapa di antaranya sudah habis terjual.

Meski beberapa pedagang mengatakan bahwa penjualan BlackBerry (BB) Malaysia sama dengan produk RIM lainnya buatan Hungaria, Meksiko, Kanada dan Taiwan, namun produk 'made in Malaysia' tetap saja sulit dicari.

Penjaga di beberapa toko di ITC Roxy Mas Jakarta, kesulitan untuk mencari BB Malaysia di toko mereka, meski dikatakan bahwa stoknya sudah tersedia sejak awal September.

"Sudah habis BB made in Malaysia-nya, tinggal yang Taiwan saja," ujar Lina, penjual di Frans Shop.

Sama halnya yang dikatakan oleh Eni, penjual di Frans Shop blok lainnya. "Sudah habis, yang ada tinggal buatan Meksiko, Hungaria dan Rumania," ujarnya.

Hal ini cukup menarik, karena dari pihak penjual mengatakan bahwa konsumen tidak terlalu peduli mengenai tempat dibuatnya BB, namun mengapa bisa cepat habis?

"Konsumen tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut kok," ujar Rizky dari Sellular Shop.

Mungkin juga karena suplai stok yang masih sedikit dari Malaysia? Atau pihak RIM Malaysia mengekspor hanya produk-produk BB yang laris saja? Karena beberapa toko mengatakan bahwa mayoritas hanya tipe Gemini saja yang paling laris.

"BB Malaysia yang paling laris di toko kami adalah Gemini seri 8520 dan 9300," pungkas Yuli dari toko Sonic Phone.

BlackBerry Buatan Malaysia Tetap Diburu Konsumen

Sempat menimbulkan pro dan kontra, pada kenyataanya BlackBerry buatan Malaysia tetap laris diburu oleh konsumen di Indonesia. Mereka masih tidak peduli dari mana asal handset besutan Research in Motion (RIM) itu dibuat.

Penelusuran okezone di sejumlah pusat toko ponsel di ITC Roxy, hampir semua BlackBerry buatan negeri Jiran itu sudah ludes terjual. Bahkan yang tersisa kini hanya BlackBerry buatan Hungaria. Sebelumnya di pasaran, BlackBerry yang tersedia hanya buatan Hungaria, Meksiko dan Kanada saja.

"BlackBerry buatan Malaysia sudah ada sejak sebelum Lebaran. Dari semua tipe yang paling laris adalah Gemini 8520 dan 9300," ujar Yuli dari toko Sonic Phone, saat ditemui di tokonya, Rabu (21/9/2011).

Sementara Yanto dari toko Harvest mengatakan bahwa BB buatan Malaysia dan Taiwan kini sudah mendominasi tokonya ketimbang yang buatan Meksiko maupun Hungaria.

"Tapi untuk penjualan tetap sama saja, pengguna tidak terlalu peduli mengenai pabrik asalnya" kata Yanto, seraya menambahkan bahwa seri Cavler / Gemini 3G buatan Malaysia tetap merupakan yang terlaris.

Sama halnya seperti yang diutarakan oleh Rizky dari Sellular Shop. Ia mengatakan bahwa konsumen tidak terlalu mempermasalahkan tempat dibuatnya BB. "BB buatan Malaysia maupun buatan tempat lain tetap sama saja," ujarnya.

"Di toko kami BB Malaysia yang paling laris tetap tipe Gemini Curve 3G," pungkas Rizky.
okezone[at]dot[com]