Berita Handphone Terbaru

Update Berita Tentang Handphone Terbaru

"Hacker" Ampuh Magang di Apple

Comex, hacker ampuh yang ada di belakang JailbreakMe.com, bergabung di Apple sebagai anak magang. Ia mengumumkan keputusannya untuk magang di Apple di akun Twitter-nya.



"Saya merasa bosan. Jadi, beberapa minggu ke depan saya akan mulai magang di Apple," demikian tulis Comex.



JailbreakMe.com ialah komunitas hacker yang memopulerkan jailbreaking, teknik untuk membobol sistem keamanan sistem operasi iOS dengan sangat mudah.



Comex sendiri, sesuai publikasi Forbes, adalah seorang remaja berusia 19 tahun bernama Nicholas Allegra. Ia mahasiswa Brown University dan tinggal bersama orang tuanya di Chappaqua, New York.



Salah satu pernyataan Comex paling mencengangkan berkaitan dengan jailbreaking ialah, "Ini seperti mengedit paper bahasa Inggris. Anda cuma melihat dan mencari kesalahan."



Salah satu hasil jailbreaking Comex adalah menggunakan PDF Renderer Apple untuk menjalankan custom software untuk meng-crack perangkat iOS. Masalah ini lalu berhasil diatasi Apple dalam seminggu.



Forbes menduga bahwa justru Apple yang menjaring Comex untuk magang. Comex sendiri tak menjelaskan detailnya dan belum diketahui juga apa yang akan dilakukan Comex di Apple.



Hal ini bukan pertama kalinya di Apple. Sebelumnya, developer MobileNotifier Peter Hajas dipilih untuk magang di musim panas lalu. Namun, tak seperti Hajas, Comex atau Allegra bertanggung jawab langsung pada beberapa tools yang memungkinkan jailbreaking bisa dilakukan di iPhone.

Penguat Sinyal, Antena Ponsel Dijahit di Baju

Antena yang berfungsi sebagai penguat sinyal ponsel kini bisa dijahit di baju. Antena seperti ini diklaim memiliki daya jangkau empat kali lebih besar. Demikian hasil temuan teknologi terbaru tim peneliti dari Ohio State University.



Purwarupa dari antena model baru ini dibuat dari lapisan plastik dan benang logam. Hasil penelitian yang dilaporkan di jurnal IEEE ini diklaim memiliki daya jangkau empat kali lebih besar dibanding antena serupa yang dipasang di tubuh. Implementasinya bisa dalam beberapa bidang, tapi diutamakan untuk bidang militer.



"Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan ketahanan komunikasi dan mobilitas prajurit," kata Chi-Chih Chen, salah seorang peneliti. "Tapi teknologi ini juga bisa digunakan untuk petugas kepolisian, pemadam kebakaran, astronot, atau siapa pun yang tidak ingin tangannya memegang antena sehingga tetap bisa melakukan pekerjaan lain."



Ide menyembunyikan antena ini memang bukan hal baru. Industri telepon bergerak sudah meninggalkan antena eksternal dan beralih dengan perangkat yang bisa disembunyikan di dalam perangkat. Tapi meski kebanyakaan produsen ponsel berhasil melakukannya dengan baik, Apple malah bermasalah dalam hal ini.



Saat iPhone 4 diluncurkan, sejumlah pembeli melaporkan adanya masalah penerimaan antena. Mereka menemukan bahwa saat memegang telepon, kulit mereka terkena arus pendek di daerah dekat antena, sehingga menyebabkan sinyal melemah.



Hal tersebut tidak jadi soal bagi tim dari Ohio State University, mengingat purwa rupa antena ini terlebih dulu ditempeli lapisan plastik, yang kemudian dijahit dengan benang menggunakan mesin jahit biasa. Untuk memastikan kekuatan sinyal antena memancar ke berbagai arah, antena sengaja dipasang lebih dari satu--di depan, belakang dan bagian lengan baju.



Untuk mengimplementasikan teknologi ini, dibutuhkan sedikitnya 200 dollar AS per orang. Biayanya dipastikan menurun jika sudah diproduksi secara masal.

Dua Ponsel Nokia Harga di Bawah Rp 300 Ribu

Usai menuntaskan pamer ponsel high end sebanyak tiga seri (Nokia 600, 700, dan 701) yang menandakan bahwa Nokia mulai memikirkan performa handset-nya, selanjutnya melirik segmen low end. Tren dual SIM card (GSM-GSM) yang sudah dilakukan pada empat seri sebelumnya tampaknya akan terus dijadikan sebagai basis ponsel kelas pemula ini. Lihat saja produk terbarunya, bernama Nokia 101. Sementara Nokia juga setia dengan segmen single SIM yang da[at dilihat pada seri Nokia 100.



Pemakaian warna-warna pop juga menjadi pilihan para desainer Nokia. Sekarang Nokia setidaknya lebih berani memilih warna biru atau merah, ketimbang warna umum macam hitam dan silver. demikian tampak terlihat pada ponsel features ini. Namun yang seru ikon-ikon menunya menggunakan desain milik Symbian Anna. Tentu tampak lebih keren.



"Kami menyadari bahwa milyaran orang memandang membeli ponsel seperti berinvestasi. Mereka mencari ponsel yang punya fitur hebat namun juga layak diandalkan," ujar Mary McDowell, Executive Vice President Nokia Mobile Phone. Yang dimaksud tak lain adalah kelompok masyarakat di negara berkembang.



"Kalau konsumen bisa menikmati layanan lokal yang relevan dengan kebutuhannya seperti Nokia Life Tools, mereka pasti akan merasakan menikmati pengalaman yang unik," lanjut McDowell. Seperti di India, layanan khusus Nokia Life Tools telah menjamur, demikian pula dengan layanan Nokia Money. Pengguna memperoleh informasi tentang layanan kesehatan, pendidikan, pertanian, dan beberapa lainnya dengan menggunakan ponsel Nokia low end.



Bicara tentang spesifikasinya, kedua Nokia baru ini sudah disiapkan untuk mampu menyimpan beragam data. Karenanya punya slot memory card untuk microSD sampai 16 GB. Radio FM adalah tambahan fitur selain pemutar musik.



Harus diakui, ponsel low end memberi kontribusi cukup baik bagi Nokia sendiri. Di saat ponsel Symbian-nya tengah termegap-megap. Symbian kalah oleh Android, tapi Nokia masih menjadi vendor yang mampu menjual ponsel terbanyak.



Harga tentulah menjadi perhatian para petinggi Nokia. Dulu ponsel Nokia dengan layar warna susah ditemui seharga Rp 300 ribuan. Sekarang? Nokia 101 yang dual SIM dibanderol sekitar Rp 300 ribu. Sementara Nokia 100 yang single SIM dihargai sekitar Rp 250 ribu.

Tiga Ponsel Symbian Belle dari Nokia

Vendor apa pun kini harus menyandarkan pada tiga hal penting. Pertama, sistem operasi yang harus terus dan konsisten up date. Kedua, kinerja dan performa perangkat yang makin meningkat makin membuktikan sebagai produk bergerak yang tak kerap ngadat. Ketiga, faktor harga yang makin kompetitif.



Setelah merilis Nokia 500, Nokia tampak mulai melakukan banyak siasat. Perilisan peningkatan sistem operasi Symbian Anna ke Belle menunjukkan bahwa vendor ini harus terus melakukan peningkatan kinerja yang tak bisa lagi menunggu satu atau dua tahun.



Maka tiga ponsel dengan OS Symbian Belle pun menjawab bahwa Nokia ingin konsisten meng-up date OS yang telah lebih dari 10 tahun itu menemani. Kinerja pun ditingkatkan, salah satunya dengan penggunaan prosesor yang sudah setingkat lebih baik, yaitu 1 GHz. Juga perangkat lain yang memenuhi kategori high end. Termasuk di antaranya penggunaan teknologi Near Field Communication (NFC) untuk berbagai kebutuhan, seperti men-streaming audio ke speaker atau headset stereo secara nirkabel dan bermain game.



Sistem operasi Symbian Belle sendiri tampak cukup signifikan bedanya dengan versi Anna. Homescreen yang didesain menjadi lebih intuitif dan widgets baru. Cara melakukan multitasking yang berubah. Juga menu notifikasi yang lebih tampak seperti pada OS Android.



Kolaborasi dengan Microsoft yang walaupun belum jelas waktu perilisan produk dan OS-nya, tampak terasa di ponsel Symbian Belle. Tiga seri baru Nokia (Nokia 600, Nokia 700, Nokia 701) telah memakai aplikasi Microsoft Lync, antara lain IM untuk bisnis (seperti fitur Communator pada versi Anna), Sharepoint, OneNote, hingga PowerPoint broadcaster.



Nokia 600 dan 700 menggunakan layar berukuran 3,2 inci, sedangkan Nokia 701 berlayar 3,5 inci. Dua ponsel pertama memakai kamera 5 MP sementara seri 701 8 MP. Dua seri pertama menyertakan memori internal 2 GB, sedang seri terakhir sampai 8 GB. Perangkat Bluetooth pun telah terbaru, yaitu versi 3.0.

Apple Siapkan iPhone 4 Versi Ekonomis

Santer kabar smartphone iPhone terbaru buatan Apple akan dirilis September 2011 mendatang. Kabar terakhir yang dilansir Reuters dari dua sumber terkait menyebutkan, Apple tengah menyiapkan dua model sekaligus. Selain iPhone 5, versi baru yang ditunggu-tunggu, Apple juga menyiapkan iPhone 4 versi ekonomis yang lebih murah daripada model sekarang.



"Apple mungkin ingin masuk ke segmen pasar yang sedang berkembang pesat, di mana konsumen ingin beralih ke smartphone kelas menengah ke bawah dari ponsel biasa tapi kelas menengah ke atas," kata Bonnie Chang, analis dari Yuanta Securities, Selasa (23/8/2011).



Iphone 4 versi ekonomis punya fitur yang sama dengan model saat ini. Namun, kapasitas memorinya lebih kecil karena hanya 8 GB. Model yang dijual di pasaran sejak Juni 2010 menawarkan dua pilihan dengan 16 GB dan 32 GB, termasuk iPhone 4 warna putih yang ditawarkan sejak April 2011.



Sumber anonim yang dilansir Reuters menyatakan, sejumlah pabrik yang biasa manufaktur produk Apple sudah mulai memproduksinya. Namun, harga jualnya diprediksi sedikit lebih tinggi daripada ponsel biasa atau non-smartphone di kelas menengah ke atas.



"Saya kira harga iPhone 4 8 GB sulit di bawah 200 dollar AS. Jadi, Apple masih butuh ponsel model baru dengan spesifikasi rendah untuk pasar berkembang," lanjut Bonnie Chang.



Sementara itu, iPhone model baru sedikit berbeda dengan iPhone 4. Beberapa sumber menyebut nama baru untuk produk tersebut adalah iPhone 5 atau iPhone 4S. Tampilannya hampir sama, hanya layarnya sedikit lebih besar.